Header Ads

SEPANJANG TAHUN 2019 ADA SEBANYAK 241 KELUARGA LAMTIM SEJAHTERA DENGAN PKH

 Berikit Data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Lampung Timur yang sudah sejahtera dan mandiri di sepanjang Tahun 2019:



NOKECAMATANNAMAJENIS USAHAKETERANGANNAMA PENDAMPING
1BANDAR SRIBHAWONOSURATIBeliau adalah seorang ibu dua orang anak,yang memiliki perkebunan seluas 5 hektar,Kegiatan sehari hari adalah berkebun,beliau menanam singkong dan jagung (palawija)di ladang. Berawal dari pertemuan kelompok dan motivasi yang diberikan oleh pendamping maka beliau bersedia mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. Selain itu juga beliau merasa sudah cukup dengan penghasilan yang sekarang beliau terima dari hasil  perkebunan  tersebut. Dan menurut beliau juga masih banyak orang yang lebih membutuhkan bantuan PKH daripada beliau.IMA NURMASYITOH KATSRI
2BANDAR SRIBHAWONOINAYATITRAVEL MOBIL GRAND MAX                untuk angkutan barangIMA NURMASYITOH KATSRI
3BANDAR SRIBHAWONOIda RiyantiMobil truk angkutan barangNur Handayani
4BANDAR SRIBHAWONODEWI UMI HANIKperdagangan kelontong dan jajanan, stasiun pertaminiYANG BERSANGKUTAN ATAS SARAN PENDAMPING AGAR MUNDUR DARI KEPERSERTAAN DAN BERSEDIA.. KARENA MAMPU DAN MEMPUNYAI USAHA PERDAGANGAN JUGA MEMILIKI KENDARAAN RODA EMPAT OPERASIONAL USAHA MEMILIKI TOKO KELONTONGAN DAN MEMILIKI STASIUN PENGISIAN BBM MINI..TANJUNG TRI APANDI
5BATANGHARI MUTMAINAH Petani, Pekebun Jeruk dan PedagangMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniMUHAMMAD FARID ZULKARNAIN
6BATANGHARI VIVIT TRI WIDATIPetani dan pedagangMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniMUHAMMAD FARID ZULKARNAIN
7BATANGHARI MUANAPetani, eks Tenaga Kerja WanitaMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniMUHAMMAD FARID ZULKARNAIN
8BATANGHARI SUHARNIPetani dan Peternak sapimengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa cukup sejahtera dengan usaha yang dijalani selama iniMUHAMMAD FARID ZULKARNAIN
9BATANGHARI JUMIATUNPedagang dan eks Tenaga Kerja WanitaMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniMUHAMMAD FARID ZULKARNAIN
10BATANGHARI SURTIPetani dan Peternak Sapimengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa cukup sejahtera dengan usaha yang dijalani selama iniMUHAMMAD FARID ZULKARNAIN
11BATANGHARI SUSILO FARIDPetani, eks Tenaga Kerja Indonesia (tki)Beliau merupakan bapak 2 orang anak. beliau bekerja diluar negeri yg sukses.  berawal dari motivasi pendamping beliau bersedia mengundurkan diri dari kepesertaan PKH.  selain itu beliau sudah merasa cukup dengan penghasilannya. LILI FITRI YANI
12BATANGHARI SLAMET ANDREANSYAHPetani eks tenaga kerja wanitamengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa cukup sejahtera dengan usaha yang dijalani selama iniFERA RAHMATUL IRVANIAH
13BATANGHARISARIJANPetani dan Sewa jasa transportasi angkutanmengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa cukup sejahtera dengan usaha yang dijalani selama iniFERA RAHMATUL IRVANIAH
14BATANGHARISUHARTIPetanimengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa cukup sejahtera dengan usaha yang dijalani selama iniFERA RAHMATUL IRVANIAH
15BATANGHARIMEI ISMAWATIPetanimengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa cukup sejahtera dengan usaha yang dijalani selama iniFERA RAHMATUL IRVANIAH
16BATANGHARI  MUJI LESTARIPetaniMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniDESI MULYANI
17BATANGHARIERNAWATIPetani palawija, peternak kambingMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniDESI MULYANI
18BATANGHARISRI WAHYUNINGSIHPetani palawija Mengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniDESI MULYANI
19BATANGHARISINARPetani palawija, cabeMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniDESI MULYANI
20BATANGHARILILIS ERNAWATIPetaniMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniDESI MULYANI
21BATANGHARISITI ASTUTIPetani palawija, ternak kambingMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniDESI MULYANI
22BATANGHARIYAYUKPetani palawijaMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniDESI MULYANI
23BATANGHARIERNI PRISTIANIPetani palawijaMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniDESI MULYANI
24BATANGHARIDEWI MURNIATIPetaniMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniDESI MULYANI
25BATANGHARIYASRINIDistributor pupuk sekam, petani palawija, cabeMengundurkan diri dari kepesertaan PKH dengan sukarela karena merasa sudah sejahtera dengan usaha yang dijalankan selama iniDESI MULYANI
26BATANGHARI NUBANARI ERNAWATIDAGANG ICE CREAM, DAN MKNAN RINGAN, ( ONLINE)DIAN HALOMOAN DALI MUNTE
27BATANGHARI NUBANSOFIYAH USAHA TRANSPORTASI USAHA SUAMI SEBAGAI SUPIR SUDAH MENCUKUPI PEREKONOMIAN KELUARGADian Halomoan Dali Munte
28BATANGHARI NUBANLAMINIPETERNAKANUSAHA SUAMI SEBAGAI PEDAGANG SAPI SUDAH MENCUKUPI PEREKONOMIAN KELAURGADian Halomoan Dali Munte
29BATANGHARI NUBANSUTRISMIATIternak & pertanuanekonominya telah meningkat dibidang peternakanEKA ASTRI MAULITA
30BATANGHARI NUBANSARASWATI RAHAYUternakekonominya telah meningkat dibidang peternakanEKA ASTRI MAULITA
31BATANGHARI NUBANKUSRINIJual beli cokelatekonominya telah meningkat dibidang pertanianEKA ASTRI MAULITA
32BATANGHARI NUBANSRI INDARWATIpertanianekonominya telah meningkat dibidang perdaganganEKA ASTRI MAULITA
33BATANGHARI NUBANNUR HALIFAHpertanian dan peternakanekonominya telah meningkat dibidang pertanian & peternakanEKA ASTRI MAULITA
34BATANGHARI NUBANPURWATIpertanian dan peternakanekonominya telah meningkat dibidang pertanian & peternakanEKA ASTRI MAULITA
35BATANGHARI NUBANRIWA YANTIJasa angkutanekonominya telah meningkat dibidang jasa angkutan hasil pertanianEKA ASTRI MAULITA
36BATANGHARI NUBANSRI LESTARIpertanianekonominya telah meningkat dibidang pertanianEKA ASTRI MAULITA
37BATANGHARI NUBANMAISURIBeliau adalah ibu rumah tangga yang alhamdulillah tahun 2018 suami beliau terpilih menjadi kepala desa, sehingga dengan sadar beliau menyatakan ingin mengundurkan diri dari PKHFRISTI WANDINI
38BATANGHARI NUBANPONIRINPERTANIAN & PETERNAKANPESERTA KPM PKH MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPESERTAAN PKH KARENA KONDISI PEREKONOMIANNYA SUDAH MEMBAIK DARI HASIL BERTANI DAN BETERNAK KAMBINGLia Muslikha
39BATANGHARI NUBANSURYANTIPERTANIAN & PETERNAKANPESERTA KPM PKH MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPESERTAAN PKH KARENA KONDISI PEREKONOMIANNYA SUDAH MEMBAIK DARI HASIL BERTANI DAN BETERNAK SAPI SERTA KAMBINGLia Muslikha
40BATANGHARI NUBANSITI NURJANAHJASA PENGGERGAJIAN KAYU & PETERNAKANLia Muslikha
41BATANGHARI NUBANMISEMWARUNG SEMBAKO, PENGRAJIN TUNGKU, DAN BATU BATAIBU MISEM MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPESERTAAN PKH KARENA MERASA BAHWA KONDISI EKONOMINYA SUDAH MEMBAIK SEHINGGA BELIAU MERASA SUDAH TIDAK LAYAK LAGI UNTUK MENERIMA BANTUAN PKHLina Heryanti
42BATANGHARI NUBANYULIANAKONVEKSI DAN SABLONIBU YULIANA MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPESERTAAN PKH KARENA MERASA KONDISI PEREKONOMIANNYA SUDAH MEMBAIK DARI HASIL USAHA KONVEKSI DAN SABLONNYA, DAN MERASA BAHWA BELIAU SUDAH TIDAK LAYAK LAGI MENERIMA BANTUAN PKHLina Heryanti
43BATANGHARI NUBANSUKIRAHPERTANIANIBU SUKIRAH MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPESERTAAN PKH KARENA MERASA SUDAH MAMPU MENCUKUPI KEBUTUHAN HIDUPNYA DARI HASIL BERTANI, DAN MERASA SUDAH TIDAK LAYAK LAGI MENERIMA BANTUAN PKHLina Heryanti
44BATANGHARI NUBANREFMAYANI USAHA SUAMI SEBAGAI PEMBORONG PLAVONIBU REFMAYANI MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPESERTAAN PKH KARENA MERASA PEREKONOMIANNYA SUDAH MEMBAIK DARI HASIL USAHA SUAMI SEBAGAI PEMBORONG PLAVONLina Heryanti
45BATANGHARI NUBANSUMARNIBAKSO BAKARIBU SUMARNI MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPESERTAAN PKH KARENA MERASA BAHWA KONDISI EKONOMINYA SUDAH MEMBAIK DAN SUDAH MAMPU MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUPNYA DARI HASIL USAHA PENJUALAN BAKSO BAKARNYA, DAN MERASA BAHWA BELIAU SUDAH TIDAK LAYAK MENERIMA BANTUAN PKH LAGI Lina Heryanti
46BATANGHARI NUBANRATINIPERKEBUNAN KOPI DAN LADAIBU RATINI MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPESERTAAN PKH KARENA MERASA SUDAH MEMBAIK PEREKONOMIANNYA DARI HASIL PERKEBUNAN KOPI DAN LADALina Heryanti
47BATANGHARI NUBANEka Ismail PutriWiraswasta/TKIKPM merasa kondisi ekonominya sudah lebih baik dan dapat membiayai kebutuhan sehari-hari dengan mandiri.RISKA AYU PRATIWI
48BATANGHARI NUBANSularniPertanian & jasa angkutan pertanianKPM merasa kondisi ekonominya sudah lebih baik dan dapat membiayai kebutuhan sehari-hari dengan mandiri.RISKA AYU PRATIWI
49BATANGHARI NUBANWIDODORudi Yanto
50BATANGHARI NUBANEKA WARIYATIRudi Yanto
51BATANGHARI NUBANYUNITARudi Yanto
52BATANGHARI NUBANKARTINIRudi Yanto
53BATANGHARI NUBANSAMIYEMPERKEBUNAN DAN TERNAKSITI NURJANAH
54BATANGHARI NUBANTRIYANTIPERKEBUNAN DAN DAGANGSITI NURJANAH
55BATANGHARI NUBANROSTINILia Muslikha
56BRAJA SELEBAHTri SusantiJUAL BELI KAMBINGUsaha berjalan lancar dan berpenghasilan tinggi sehingga mampu keluar dari zona kemiskinan MAHRUS ALI
57LABUHAN MARINGGAI HASANAGURU SWASTABeliau adalah seorang guru honorer di sekolah SD swasta d lingkungan Desa Muara Gading Mas. Berawal dari pertemuan kelompok dan motivasi yang diberikan oleh pendamping maka beliau bersedia mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. Selain itu juga beliau dan suami merasa sangat cukup terbantu selama menjadi peserta PKH dari tahun 2014 sampai sekarang,  namun menurut beliau dan suami kini ekonomi mereka sudah semakin membaik dari penghasilan mengajar dan usaha kecil kecilan suami.menurut beliau juga masih banyak orang yang lebih membutuhkan bantuan PKH daripada beliau.DEVI ARTIKA PUTRI
58LABUHAN MARINGGAI MARIA ULVABENGKEL MOTORKeluarga ini memiliki usaha bengkel motor, dan istrinya (maria ulva di luarnegri sejak beberapa bulan lalu dan sudah bisa menghasilkan/membeli mobil buat usaha rental.DODI IRAWAN
59LABUHAN MARINGGAI MUSDALIFAHbeliau seorang Ibu Rumah Tangga, mengelola karyawan yang bekerja dengan suamunya. Suaminya mempunyai 1 buah kapal besar untuk menangkap ikan.ENIK TRISNAWATI
60LABUHAN MARINGGAI ENDANG LISTRIYANAIBU RUMAH TANGGABeliau seorang ibu rumah tangga, membantu mengurus karyawan suaminya. Suaminya memiliki kapal untuk menangkap ikan.ENIK TRISNAWATI
61LABUHAN MARINGGAI LILIS INSAFIATINIBU RUMAH TANGGABeliau seorang Ibu Rumah Tangga, mengelola karyawan yang bekerja dengan suamunya. Suaminya mempunyai 2 buah kapal besar untuk menangkap ikan.ENIK TRISNAWATI
62LABUHAN MARINGGAI SUHARTINIPEREBUSAN IKANBeliau memiliki usaha perebusan ikan yang dikelola dengan suaminya.ENIK TRISNAWATI
63LABUHAN MARINGGAI TATI SUGIARTIJUAL PAKAN DAN OBAT-OBATAN UDANGBeliau membantu suaminya berjualan obat-obatan pertambakan.ENIK TRISNAWATI
64LABUHAN MARINGGAI SUGIARTIWARUNGBeliau memiliki usaha warung, suaminya seorang petugas PLN, dan sudah memiliki mobil.ENIK TRISNAWATI
65LABUHAN MARINGGAI KURNIYAHKANTIN SEKOLAHbeliau memiliki usaha berjualan di kantin sekolah, anaknya yang masih sekolah tinggal 1 kelas XII SMK Nurul Iman. Karena anaknya sudah hampir lulus dan tidak ada komponen lagi. Beliau mengundurkan diri.ENIK TRISNAWATI
66LABUHAN MARINGGAI WIJIANTIIbu Wijianti adalah ibu rumah tangga. Suami bekerja sebagai buruh tambak. Alhamdulillah penghasilan dari buruh tambak lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga dapat membangun rumah yang bagus. Bu Wijianti merasa mandiri dan bertekad untuk mengundurkan diri dari peserta PKH. dengan harapan jika ada pendataan kembali mengenai bantuan PKH, warga yang kondisi ekonomi nya rendah bisa mendapatkan bantuan PKH.TEMI INDRI SUMANTI
67LABUHAN MARINGGAI SITI ALFIAHDahulu kondisi ekonomi keluarga Ibu Siti Alfiah sangat minim. Sawah warisan digunakan dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Suaminya hanya seorang buruh. Namun mereka bertekad untuk merubah nasib. Mereka meminjam uang untuk membeli mobil truk. alhamdulillah penghasilan dari mobil truk dapat meningkatkan perekonomian keluarganya. sekarang ibu Siti Alfiah dapat merenovasi rumah yang semula geribik menjadi rumah permanen dengan lantai granit.TEMI INDRI SUMANTI
68LABUHAN MARINGGAI MAS AMRIYAHMas Amriyah adalah ibu rumah tangga. Suaminya bekerja sebagai orang kepercayaan bos ikan untuk mencatat jumlah ikan yang diterima dari nelayan. Penghasilan tersebut mencukupi segala keperluannya. Bahkan dapat mebangun rumah yang bagus, berlantai granit. Mas Amriyah memberanikan diri mundur dari peserta PKH karena sudah merasa mandiri dan melihat lingkungannya ada warga kondisi ekonominya rendah yang tidak mendapatkan bantuan PKH.TEMI INDRI SUMANTI
69LABUHAN MARINGGAI SITI MURTILAHSiti Murtilah adalah seorang buruh jemur ikan. Suaminya buka bengkel yang sekarang cukup ramai pelanggannya. Anaknya bekerja di luar negeri. Selain itu Siti Murtilah juga membantu di balai desa. dia memiliki 1 anak usia sekolah SD, sehingga beban pengeluarannya tidak terlalu besar dan Sekarang kondisi ekonominya semakin membaik, dan dapat membangun rumah tingkat. TEMI INDRI SUMANTI
70LABUHAN MARINGGAI CIKISACikisa beserta suami membuka usaha warung bakso. Dulu memang kurang begitu maju, namun sekarang  dalam satu hari rata rata bakso bisa terjual minimal 50 porsi. Yang artinya dalam satu hari minimal ada pemasukan Rp 600,000. dengan usahanya yang maju saat ini, Cikisa mengundurkan diri dari peserta PKH karena sudah merasaa mampu dan mandiriTEMI INDRI SUMANTI
71LABUHAN RATUPARSIPETERNAKAN SAPIMAR ATUS SOLIKHAH
72LABUHAN RATUWIJIATIPERKEBUNAN KELAPAMAR ATUS SOLIKHAH
73LABUHAN RATUSITI MAYMUNAHPETERNAKAN SAPIMAR ATUS SOLIKHAH
74LABUHAN RATUANIS WATIUSAHA SOUNDSISTEMMAR ATUS SOLIKHAH
75LABUHAN RATUEVA AGUSTINAPUNYA MOBIL DAN PERKEBUNANMAR ATUS SOLIKHAH
76LABUHAN RATUSUSI YANITOKO DAN USAHA PENGIRIMAN BARANG/EKSPEDISIMAR ATUS SOLIKHAH
77LABUHAN RATUM SAJURIBENGKEL DAN PERKEBUNANMAR ATUS SOLIKHAH
78LABUHAN RATUSULAMIPETERNAKAN SAPIMAR ATUS SOLIKHAH
79LABUHAN RATURANTI FATMA SARITOKO DAN PERKEBUNANMAR ATUS SOLIKHAH
80LABUHAN RATUHARTUTIKPERKEBUNAN LADAMAR ATUS SOLIKHAH
81LABUHAN RATUSUGIATIPERKEBUNAN LADAMAR ATUS SOLIKHAH
82LABUHAN RATUMINTENPERKEBUNAN DAN PERSAWAHANMAR ATUS SOLIKHAH
83LABUHAN RATUNURUL AHYANIUSAHA PENGIRIMAN BARANG/EKSPEDISIMAR ATUS SOLIKHAH
84LABUHAN RATUSATINEMTRAVEL SUSILOWATI
85LABUHAN RATUNEYANTOISTRI KELUAR NEGERI, SUAMI BERTANIMERASA EKONOMI SUDAH MEMBAIKSUSILOWATI
86LABUHAN RATUKRISTIN INDIANISUAMI  KELUAR NEGERIMERASA EKONOMI SUDAH MEMBAIKSUSILOWATI
87LABUHAN RATUWIDIAWATIUSAHA PANGLONG KAYUMERASA ENONOMI SUDAH MEMBAIK DAN PUNYA MOBILSUSILOWATI
88MARGA SEKAMPUNGSRI EVALIYANTITRAVEL DAN WARISANMERASA EKONOMI SUDAH MEMBAIK DAN PUNYA MOBILMUHAMMAD SARINO
89MARGA SEKAMPUNGNYOMAN RENTENIUSAHA JUAL BELI KELAPAMERASA SUDAH MAMPUMUHAMMAD SARINO
90MARGA SEKAMPUNGANDRIAWANBEKERJA DI JAKARTAMERASA SUDAH MAMPUMUHAMMAD SARINO
91MARGA SEKAMPUNGDESIUsaha berjualan sayuran dan sembakoMERASA SUDAH MAMPUMUHAMMAD SARINO
92MARGA TIGAMASLINAHBudidaya Jamur TiramIbu Maslinah adalah seorang Ibu Rumah Tangga yang kesehariannya yaitu mengurus keluarga dan  sekaligus membantu suaminya yang menjadi pembudidaya jamur tiram. Ibu Maslinah dikarunia 2 orang anak yang keduanya merupakan sebagai komponen yang masuk dalam kepesertaan PKH, Daffa Pratama yang masih duduk dibangku Madrasah Ibtidaiyah Kelas 4 yang akan naik kelas 5 dan Mutiara Azzahra yang  masih berumur 11 bulan (BALITA). Dan Suami dari ibu Maslinah yang bernama Bapak Juhendi merupakan pembudidaya jamur tiram.
Budidaya Jamur Tiram itulah yang menjadi usaha dan penopang ekonomi  keluarga Ibu Maslinah dan keluarga. Sifat ulet,  kerja keras  dan gigih dalam bekerja yang dimiliki Ibu Maslinah dan Bapak Juhendi untuk merintis budidaya jamur tiram dari awal hingga saat ini.  Dari Sifat ulet,  kerja keras  dan gigih dalam bekerja inilah, beliau berdua ini usaha budidaya jamur tiram beliau menampakkan hasil. Serta membuat usaha beliau berjalan baik dan mendapatkan hasil yang mampu mendongkrak perekonomian keluarga.
Untuk saat ini Bapak Juhendi mencoba melebarkan sayap usahanya dengan menjadi Peternak Ayam Petelor yang mulai dirintis akhir-akhir bulan ini. Dengan bertambah usaha mandiri keluarganya ini, maka mulai bulan ini tepatnya tanggal 23 Juni 2019 Ibu Maslinah beserta Suami dengan sukarela menyatakan bahwa mereka mengundurkan diri dari kepesertaan PKH tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
Dan pesan dan harapan dari beliau “Semoga KPM PKH yang lain yang sudah menerima manfaat dari batuan PKH dan tentunya sudah sejahtera kehidupan KPM PKH tersebut, agar bersedia mengundurkan diri juga. Supaya bantuan tersebut bergulir untuk masyarakat lain yang lebih membutuhkan dana bantuan ini”. Dengan raut wajah berharap. (Red. ER/23/06/2019)
ENDRI RUSMANTO
93MARGA TIGASUGIYATIJASA PENGANTAR BARANGsuksesKHUSNUL KHOTIMAH, S.Pd.I
94MARGA TIGATOTOKBerkebun dan berternak sapiKHUSNUL KHOTIMAH, S.Pd.I
95MARGA TIGASUGIARTIJual beli Padi dan jualbeli motorKHUSNUL KHOTIMAH, S.Pd.I
96MARGA TIGAKATIRINBerkebun dan berternak sapiKHUSNUL KHOTIMAH, S.Pd.I
97MELINTINGTRI YANI berdagang gorengan dan getuk keliling Ibu tri yani adalah seorang ibu dari satu anak yang kegiatan sehari-harinya membantu suami berdagang gorengan dan getuk keliling desa, dari penghasilan suami yang berjualan keliling ibu triyani dan suami dapat menyisihkan penghasilannya dan dapat membuat kios didepan rumah membuka steam motor dan jualan beras, dan pengahsilan beliau bertambah sehingga memantapkan diri untuk mundur dan mengajukan graduasi kpm pkh bulan april ini. Dari awal beliau menerima surat panggilan dari desa mengenai PKH beliau dan suaminya enggan datang dan menerima bantuan PKH karena beliau merasa masih banyak diluar sana yang perekonomiannya masih dibawah beliau akan tetapi karena bujukan dan ejekan dari  para tetangga beliau menerima bantuan PKH, selama menerima bantuan PKH beliau tidak pernah menggunakannya untuk pribadi beliau selalu menyumbangkan ke para lansia dan yang membutuhkan. ESTU WILUJENG
98MELINTINGSITI ROFIAHAwalnya beliau menerima bantuan PKH karena kurangnya pemahaman beliau mengenai bantuan PKH yang untuk keluarga miskin yang bersyarat, beliau berfikir itu untuk bantuan anak sekolah, seiring berjalanya pertemuan kelompok beliau dikit sedikit dapat menerima dan mengajukan graduasi PKH semenjak bulan April ini. kurang aktfnya beliau lah yang membuat beliau tidak memahami PKH.ESTU WILUJENG
99MELINTINGWARIJANAwalnya beliau menerima bantuan PKH karena kurangnya pemahaman beliau mengenai bantuan PKH yang untuk keluarga miskin yang bersyarat, beliau berfikir itu untuk bantuan anak sekolah, seiring berjalanya pertemuan kelompok beliau dikit sedikit dapat menerima dan mengajukan graduasi PKH semenjak bulan Juni ini. kurang aktfnya beliau lah yang membuat beliau tidak memahami PKH.ESTU WILUJENG
100MELINTINGWINARNOBerjualan pisang dan kelapaBapak winarno adalah dulunya seorang buruh tani, beliau bekerja bersama Istrinya, awal mulannya beliau diberi kepercayaan untuk mengelola tanah dan hasilnya dibagi rata, beliau juga memiliki usaha sampingan dengan berjualan pisang dan kelapa. Dari hasil pembagian tanah yang dikelola beliau dapat menyewa tanah yang cukup luas dan menanaminya pisang,  selama  kurang lebih satu tahun  dari hasilnya beliau menyewa dan mengelola tanah beliau dapat mengembangkan berjualan pisang dan kelapa sehingga mampu membangun rumah. dan pada tanggal 22 Juni 2019 beliau bapak Winarno menyampaikan ingin mengundurkan diri dari Kepesertaan Pkh .ESTU WILUJENG
101MELINTINGSUNARSIHIbu Sunarsih adalah seorang istri dengan seorang anak usia sekolah dasar, kehidupan keluarga beliau dulunya sederhana, setelah suaminya bekerja sebagai sopir mobil truk kehidupan beliau mulai berangsur angsur membaik dan dapat menabung, dari hasil suami bekerja menjadi seorang supir, beliau dapat membeli sebuah bidang tanah untuk calon rumah, dan dapat membeli sebuah kendaraan , sehingga beliau memutuskan mengundurkan diri dari kepesertaan PKH sejak tanggal 08 Juni 2019.ESTU WILUJENG
102MELINTINGSUKASIHBengkel MontorIbu sukasih adalah seorang ibu rumah tangga memiliki 2 orang anak , usaha suami beliau adalah seorang montir bengkel montor, dengan keahlian suami beliau , ibu sukasih dapat membuat bengkel yg lebih besar dan  memiliki peralatan yang lengkp sehingga usaha bengkel suami beliau meningkat setiap harinnya, ibu sukasih menggundurkan diri dari kepesertaan beliau pada tanggal 08 Juli 2019 karena beliau merasa sudah mampu .ESTU WILUJENG
103MELINTINGSUMARMIPetani SingkongIbu Sumarmi adalah seorang ibu rumah tangga beliau dan suami memiliki usaha pertanian yaitu menanam singkong, hasil dari menanam singkog cukup melimpah dan membuat kehidupan ibu sumarmi sekeluarga sejahtera sehingga ibu Sumarmi  memutuskan untuk menggundurkan diri dari PKH sejak tanggal 10 juni 2019. alasan ibu sumarni menggundurkan diri selain dari usahannya bertani beliau juga sudah ESTU WILUJENG
104MELINTINGSUHERMANPERTANIANESTU WILUJENG
105MELINTINGSRI LESTARIINDRA SHOBRI
106METRO KIBANGNITA SARIMEMILIKI MOBIL TRUK DAN USAHA PERDAGANGAN SERTA JASA ANGKUTANIBU NITA SARI BELIAU KPM PKH KOHOR 2018, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH ALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
107METRO KIBANGYULIANTIMEMILIKI LAHAN PERLADANGAN YANG LUAS DAN SUDAH SEJAHTERAIBU YULIANTI BELIAU KPM PKH KOHOR 2018, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH ALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
108METRO KIBANGEKOM MARIYATIMEMILIKI USAHA KETOK MAGIC MOBIL DAN LAHAN PERLADANGANIBU EKOM MARIYATI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH ALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
109METRO KIBANGSITI NURJANAHMEMILIKI TRUK UNTUK JASA ANGKUTAN DAN LAHAN PERLADANGANIBU SITI NURJANAH BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH ALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
110METRO KIBANGRENY EVIDIANAMEMILIKI LAHAN PERLADANGAN YANG LUAS DAN SUDAH SEJAHTERAIBU RENY EVIDIANABELIAU KPM PKH KOHOR 2018, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH ALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
111METRO KIBANGRETNO NINGSIHMEMILIKI USAHA DAGANG SAYURAN DAN SUDAH SEJAHTERAIBU RETNO NINGSIH BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH ALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
112METRO KIBANGSUMIATIMEMILIKI MOBIL DAN USAHA PERDAGANGAN SERTA SUDAH SEJAHTERAIBU SUMIATI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH ALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
113METRO KIBANGWIWIK HARIYANTIMEMILIKI MOBIL DAN USAHA PERDAGANGAN SERTA SUDAH SEJAHTERAIBU WIWIK HARIYANTI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH ALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
114METRO KIBANGFITRIANIBERJUALAN TOKO KLONTONGALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
115METRO KIBANGRASTINIUSAHA/MAKELAR JUALAN TERNAKALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
116METRO KIBANGMISWATIBERCOCOK TANAM DAN MEMILIKI TERNAKALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
117METRO KIBANGPAEKANBERCOCOK TANAM DAN MEMILIKI TERNAKALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
118METRO KIBANGTUMIRAHBERCOCOK TANAM DAN MEMILIKI TERNAKALEX KURNIAWAN ALMANSYUR
119METRO KIBANGSURATMIPEMBORONG BANGUNAN ANDRI ANDISTA
120METRO KIBANGSITI LESTARIUSAHA BERJUALAN TUNGKU DAN BERTANIIbu Siti lestari beliau KPM PKH Kohor 2014, pada bulan februari tahun 2019 beliau membranikan diri untuk graduasi mandiri/ mengundurkan diri dari kepersertaan PKH dikarenakan kondisi Ekonomi yang sudah lebih baik dan tidak layak untuk mendapatkan bantuan PKH, usaha berjualan tungku dan bertani yang dimiliki keluarga Ibu Siti Lestari memberikan dampak ekonomi yang lebih baik untuk keluarga beliau hingga akhirnya berani graduasi mandiri.ROHMAN SETIADI
121METRO KIBANGSITI MARDIYAHBERJUALAN KURSI BAMBU DAN BERTANIROHMAN SETIADI
122METRO KIBANGSUMIATIMEMILIKI WARUNG MAKANIBU SUMIATI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, DENGAN SADAR DIRI DAN SUKARELA IBU SUMIATI MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPESERTAAN PKH, ALASAN MENGUNURKAN DIRI KARENA EKONOMI KELUARGA SUDAH LEBIH BAIK DARI SEBELUMNYA DAN SEKARANG KELUARGA IBU SUMIATI MEMILIKI ASET 2 EKOR SAPI DAN USAHA WARUNG MAKAN KECIL-KECILAN DI RUMAH.ROHMAN SETIADI
123METRO KIBANGNINING SUNARTIJASA PENGGILINGAN SINGKONGIBU NINING BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN SEPTEMBER 2019 BELIAU DENGAN SADAR DIRI MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DENGAN ALASAN EKONOMI KELUARGA SUDAH BAIK, BELIAU DAN KELUARGA MEMILIKI ASET 3 EKOR SAPI, TANAH 2500M2 DAN USAHA PENGGILINGAN SINGKONG DIRUMAHNYAROHMAN SETIADI
124METRO KIBANGPONIRAHPERTANIAN DAN PEMBUATAN KURSI BAMBUIBU PONIRAH DENGAN SADAR DIRI MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPESERTAAN PKH DENGAN ALASAN EKONOMI SUDAH BAIK, ASET KELUARGA YANG DIMILIKI 1 EKOR SAPI, TANAH 5000M2, 1 UNIT MOBIL DAN MEMILIKI USAHA PEMBUATAN KURSI DARI BAMBU.ROHMAN SETIADI
125METRO KIBANGSALIYEMPERTANIANIbu Saliyem beliau adalah keluarga penerima manfaat (KPM) PKH Desa Purbosembodo Kec. Metro Kibang tahun kepersertaan 2014, dengan penuh rasa sadar dan sukarela beliau menyatakan mundur dari kepersertaan PKH karena kondisi ekonomi keluarganya yang sudah baik atau sejahtera. dengan berjalannya waktu ibu saliyem dan keluarga sekarang memiliki aset tanah seluas 20000m2 yang menjadi sumber mata pencarian keluarga sebagai petani, beliau juga memiliki 1 ekor sapi.ROHMAN SETIADI
126METRO KIBANGJUMIRAHBERJUALAN MAKANAN DI PASAR DAN PEMBUATAN KURSI BAMBUIbu Jumirah beliau adalah keluarga penerima manfaat (KPM) PKH Desa Purbosembodo Kec. Metro Kibang tahun kepersertaan 2014, dengan penuh rasa sadar dan sukarela beliau menyatakan mundur dari kepersertaan PKH karena kondisi ekonomi keluarganya yang sudah baik atau sejahtera. usaha keluarga yaitu pembuatan kursi bambu dan berjualan makanan di pasar menjadi penunjang ekonomi keluarga ibu jumirah dan hingga akhirnya ibu jumirah membranikan diri untuk menyatakan keluar dari kepesertaan PKH.ROHMAN SETIADI
127METRO KIBANGYANTI SUSANTIBERCOCOK TANAM DAN MEMILIKI USAHA PEMBUATAN KRIPIKROSID SIDIQ
128METRO KIBANGSUWATIBERCOCOK TANAM DAN LAHAN LUASROSID SIDIQ
129METRO KIBANGEKA WIDIYANTIBERCOCOK TANAM DAN MEMILIKI LAHAN YANG LUASROSID SIDIQ
130METRO KIBANGSUWATIBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
131METRO KIBANGSITI ROHAYATIBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
132METRO KIBANGKATMINIBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
133METRO KIBANGJUMIBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
134METRO KIBANGJULIKAHBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
135METRO KIBANGSITI MUYASAROHBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
136METRO KIBANGSUPARMIBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
137METRO KIBANGTUMINAHBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
138METRO KIBANGIMA SUSANTIBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
139METRO KIBANGNUR WAGIYAHBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
140METRO KIBANGRASMIBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
141METRO KIBANGSITI AISYAHBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
142METRO KIBANGKISMAWATIBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
143METRO KIBANGWATINIBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
144METRO KIBANGANA MARIANABERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
145METRO KIBANGMUSLIMAHBERCOCOK TANAM TANAMAN HOLTICULTURA DAN TANAMAN PANGANEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasROSID SIDIQ
146METRO KIBANGMUSIAMIDAGANG SAYUR KELILINGEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasMUSLIM
147METRO KIBANGHUSMAYANIDAGANG SAYUR KELILINGEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasMUSLIM
148METRO KIBANGENI SETIAWANTANAH GARAPAN DAN TERNAK SAPIEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasMUSLIM
149METRO KIBANGKAMINAHTANAH GARAPAN DAN TERNAK SAPIEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasMUSLIM
150METRO KIBANGENI ARININGSIHJUAL BELI KAMBINGEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasMUSLIM
151METRO KIBANGRUFIAHTANAH GARAPAN DAN TERNAK SAPIEkonomi sudah mapan dan memiliki lahan pertanian yang sangat luasMUSLIM
152METRO KIBANGEVA LUSIANAIbu eva lusiana beliau KPM PKH Kohor 2018, pada bulan februari tahun 2019 beliau membranikan diri untuk graduasi mandiri/ mengundurkan diri dari kepersertaan PKH dikarenakan kondisi Ekonomi yang sudah lebih baik dan tidak layak untuk mendapatkan bantuan PKH, usaha bertani bercocok tanam yang dimiliki keluarga Ibu eva lusiana memberikan dampak ekonomi yang lebih baik untuk keluarga beliau hingga akhirnya memilih
graduasi mandiri.
TITIN SUMARTINI
153METRO KIBANGSITI MAISAROHBERCOCOK TANAM DAN BERJUALAN SEMBAKOIbu Siti maisaroh beliau KPM PKH Kohor 2018, pada bulan februari tahun 2019 beliau membranikan diri untuk graduasi mandiri/ mengundurkan diri dari kepersertaan PKH dikarenakan kondisi Ekonomi yang sudah lebih baik dan tidak layak untuk mendapatkan bantuan PKH, usaha bertani bercocok tanam dan berjualan sembako yang dimiliki keluarga Ibu siti maisaroh memberikan dampak ekonomi yang lebih baik untuk keluarga beliau hingga akhirnya memilih
graduasi mandiri.
TITIN SUMARTINI
154METRO KIBANGSITI KOMARIAHBERCOCOK TANAM, DAN BETERNAKIBU SITI KOMARIAH BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI TANPA BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI KELUARGA IBU SITI KOMARIAH MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
155METRO KIBANGSUPATMIBERCOCOK TANAM, DAN BETERNAKIBU SUPATMI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI KELUARGA IBU SUPATMI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
156METRO KIBANGWELAS ASIHBERCOCOK TANAM DAN BETERNAKIBU WELAS ASIH BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI KELUARGA IBU EVA LUSIANA MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
157METRO KIBANGSUMARMIBETERNAK IBU SUMARMI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN FEBRUARI TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA TERNAK KAMBING YANG DIMILIKI JUGA SUAMI YANF BEKERJA DIKALIMANTAN MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
158METRO KIBANGNURAINIBERCOCOK TANAMIBU NURAINI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN TIDAK LAYAK UNTUK MENDAPATKAN BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA JUGA SUAMI BEKERJA MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
159METRO KIBANGERNAWATIBETERNAK IBU ERNAWATI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN FEBRUARI TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA TERNAK YANG DIMILIKI KELUARGA JUGA SUAMI YANG BEKERJA MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
160METRO KIBANGSUKATIBETERNAK DAN SEWA MOBILIBU SUKATI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN FEBRUARI TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA JUGA MOBIL YANG DIMILIKI UNTUK DISEWA PENGANGKUTAN BARANG/ORANG MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
161METRO KIBANGPARTIWIBETERNAK DAN BERCOCOK TANAMIBU PARTIWI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN FEBRUARI TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN BETERNAK SAPI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
162METRO KIBANGPEPI WIDIYANTIBETERNAK DAN BERCOCOK TANAMIBU PEPI WIDIYANTI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
163METRO KIBANGSUMENITBETERNAK DAN BERCOCOK TANAMIBU SUMENIT BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
164METRO KIBANGSITI NUROHIMAHBERDAGANG DAN BERCOCOK TANAMIBU SITI NUROHIMAH BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN BERJUALAN SEMBAKO YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
165METRO KIBANGDESI RETNO SARIBETERNAK DAN BERCOCOK TANAMIBU DESI RETNO SARI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
166METRO KIBANGSUNARMIUSAHA BERJUALAN MADU ASLIIBU SUNARMI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA JUAL MADU ASLI YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
167METRO KIBANGPURWANTOBETERNAK DAN ISTRI TKIIBU PURWANTO BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN TERNAK KAMBING YANG DIMILIKI SERTA ISTRI YANG BEKERJA DILUAR NEGERI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
168METRO KIBANGSUNDARIBETERNAK DAN BERCOCOK TANAMIBU SUNDARI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
169METRO KIBANGMENIATIBETERNAKIBU MENIATI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA TERNAK KAMBING YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
170METRO KIBANGSUYENIBETERNAK DAN BERCOCOK TANAMIBU MENIATI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA TERNAK KAMBING YANG DIMILIKI DAN BERCOCOK TANAM MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
171METRO KIBANGYURTINIBETERNAK DAN BERCOCOK TANAM, SUAMI BEKERJAIBU YURTINI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
172METRO KIBANGSUNARTIBETERNAK DAN BERCOCOK TANAMIBU SUNARTI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
173METRO KIBANGSRI HARNIBETERNAK DAN BERCOCOK TANAMIBU SRI HARNI BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
174METRO KIBANGSITI ROJIAHBETERNAK DAN BERCOCOK TANAMIBU SITI ROJIAH BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
175METRO KIBANGSITI MUNTOWIYAHBERCOCOK TANAM, DAN SUAMI BEKERJAIBU SITI MUNTOWIYAH BELIAU KPM PKH KOHOR 2014, PADA BULAN APRIL TAHUN 2019 BELIAU MEMBRANIKAN DIRI UNTUK GRADUASI MANDIRI/ MENGUNDURKAN DIRI DARI KEPERSERTAAN PKH DIKARENAKAN KONDISI EKONOMI YANG SUDAH LEBIH BAIK DAN MAMPU MANDIRI DARI BANTUAN PKH, USAHA BERTANI BERCOCOK TANAM YANG DIMILIKI KELUARGA DAN TERNAK SAPI YANG DIMILIKI MEMBERIKAN DAMPAK EKONOMI YANG LEBIH BAIK UNTUK KELUARGA BELIAU HINGGA AKHIRNYA MEMILIH
GRADUASI MANDIRI.
TITIN SUMARTINI
176METRO KIBANGMISNAWATIUSAHA SUAMI JUAL BELI KAMBING DAN MEMPUNYAI KEBUN SAWIT 1/2 HEKTAR Ibu Misnawati adalah KPM PKH kohor 2014 pada bulan februari tahun 2019  beliau memutuskan untuk graduasi mandiri / mengundurkan diri dari kepesertaan PKH karena kondisi perekonomian keluarga sudah lebih baik dan sudah tidak layak lagi mendapat bantuan PKH, dengan usaha suami jual beli kambing dan mempunyai kebun sawit setengah hektar .YUYUN AFIFA
177METRO KIBANGTUMIBERJUALAN TUNGKUYUYUN AFIFA
178PASIR SAKTIUMI MAHMUDAHGuru TK & Usaha SampinganPURWANTO
179PASIR SAKTISRI ASTUTINANDA CITRA PERTIWI, S.PD
180PASIR SAKTIPARYANTIUsaha Warung & Jual BaksoMISI SAYEKTI
181PEKALONGANDESWA SARIINDAWAN,S.E
182PEKALONGANLILIK SETIAWATIPETANIMEILINA FIRDAYATI
183PEKALONGANDARWATIPETANIMEILINA FIRDAYATI
184PEKALONGANTUTIK RAHAYUPETANIRIKI SEPTIAWAN
185PEKALONGANSUPARTINIPETANIRIKI SEPTIAWAN
186PEKALONGANSRI MINARTIPETANIRIKI SEPTIAWAN
187PURBOLINGGOARMI ROHIMAHISTRI GURU HONOR, SUAMI PEGAWAI SWASTAIBU ARMI ROHIMAH ADALAH KPM DARI DESA TAMAN ENDAH KECAMATAN PURBOLINGGO YANG SEKARANG MENGUNDURKAN DIRI DARI KEIKUTSERTAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN. SUAMI SUDAH DITERIMA DI PERUSAHAAN ROKOK APACHE, DAN KONDISI KELUARGA SAAT INI SUDAH LAYAK DAN MAMPU.DENNY MAHENDRA
188PURBOLINGGOTULUS SUGIANTOBeliau adalah bapak satu orang anak.  Saat ini beliau ikut menjadi TKI bersama istrinya. Istrinya lebih dulu berangkat menjadi TKW, namun penghasilannya belum bisa meningkatkan taraf hidup keluarga mereka meskipun pak Tulus Sugianto membantu menopang ekonomi keluarga dengan menjadi buruh serabutan.  Oleh karena itu pasangan suami istri ini akhirnya memutuskan untuk sama-sama menjadi TKI di Taiwan, sedangkan sang anak di asuh oleh neneknya. Setelah beberapa waktu akhirnya taraf ekonomi keluaga pak Tulus menjadi lebih baik, sudah dapat membiayai sekolah anak mereka dengan mudah, kondisi rumah tempat tinggal mereka juga jauh lebih baik.  Pak Tulus dan keluarganya sangat bersyukur karena sudah merasa cukup dan mampu dengan kondisi ekonominya saat ini. oleh karena itu beliau dan keluarganya memutuskan untuk keluar dari kepesertaan PKH.IIR YULIA
189RAMAN UTARAYULIANA PUSPITA SARISUAMI BEKERJA DI REKONSTRUKSI (LAS) DI CVDINI FITRIANI
190RAMAN UTARASUDARTIBURUH BANGUNANDINI FITRIANI
191RAMAN UTARAKARSILAHJASA TUKANG PIJITDINI FITRIANI
192RAMAN UTARADWI LESTARISUAMI BEKERJA SEBAGAI SOPIR JASA TRANSPORTASIDINI FITRIANI
193RAMAN UTARALILIS SURYANISUAMI BEKERJA SEBAGAI SOPIR JASA TRANSPORTASIDINI FITRIANI
194RAMAN UTARAKARMIANTIJASA TUKANG PIJITDINI FITRIANI
195RAMAN UTARASITI KHOPSOHJUAL JAMU KELILINGDINI FITRIANI
196RAMAN UTARAMUT MAINAHJASA KONSTRUKSI PLAFON DAN PERTANIANUSAHA MILIK SUAMI TRI WAHYUNI
197SEKAMPUNGTUTIK SUSANTIburuh bangunan, bercocok tanamistri  membantu buruh pertanian, sumai buruh bangunanAGUS YASAN
198SEKAMPUNGM. SOIMistri keluar negeri, suami berocok tanamistri keluar  negeriAGUS YASAN
199SEKAMPUNGAMINATUNbercocok tanam , ternakMERASA EKONOMI NYA SUDAH MEMBAIKAGUS YASAN
200SEKAMPUNGAMINAHbercocok tanamMERASA EKONOMI NYA SUDAH MEMBAIKAGUS YASAN
201SEKAMPUNGSAMITUNbercocok tanamMERASA EKONOMI NYA SUDAH MEMBAIKAGUS YASAN
202SEKAMPUNGSUNARTIBERCOCOK TANAMMENGHASILKAN PANEN HASIL PERTANIAN SETIAP 2 MINGGU SEKALIAGUS YASAN
203SEKAMPUNGMUJIYATIBERCOCOK TANAMMERASA EKONOMI NYA SUDAH MEMBAIKEMA PURWANTI
204SEKAMPUNG UDIKJUMIATIPENGEPUL HASIL BUMIIbu Jumiati awalnya adalah masyarakat yang masuk kategori kurang mampu dan mendapatkan bantuan PKH pada tahun 2018 dengan komponen anak sekolah. Singkat cerita ibu Jumiati dan suami merintislah sebuah usaha dibidang perdagangan yaitu sebagai pengepul hasil pertanian khususnya jagung. Awalnya ibu Jumiati dan suami membeli jagung dari petani kemudian menjualnya ke pabrik. Karena belum memiliki kendaraan sendiri, mereka pun menyewa mobil tetangga setiap kali akan menyetor jagung ke pabrik. Berkat kegigihannya usaha ibu Jumiati dan suaminya ini maju pesat. Bahkan sampai akhirnya mereka dapat membeli kendaraan sendiri sehingga mereka tidak perlu lagi menyewa kendaraan ketika hendak menjual jagung ke pabrik. Merasa perekonomiannya kini jauh lebih baik, akhirnya ibu Jumiati pun menghubungi Pendamping PKH dan menyetakan bahwa ia mengundurkan diri dari kepesertaan PKH dan bersedia menandatangani Surat Pernyataan Pengunduran diri dengan sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun.DWI SAFITRI
205SEKAMPUNG UDIKMARIYATINTANIbeliau adalah seorang ibu satu orang anak. Kegiatan sehari hari adalah bertani berawal dari sewa tanah milik orang alin beliau memiliki hasil panen yang memuaskan. Beliau memiliki du anak yang masing-masing masih sekolah. Bantuan PKH yang ia terima digunakan untuk tambahan modal bertani karena ketelatenan dan keuletan suami hasil pertanian yang di hasilkan selalu berhasil. dan pada akhirnya beliau merasa sudah cukup dengan hasil panen beliau dan bisa memiliki lahan sendiri. dengan itikad dan niat ikhals dari ibu mariyatin merasa sudah cukup dengan penghasilannya beliau secara ikhlas tanpa paksaan mau menggundukan diri dari penerima bantuan PKH.KETUT SURYANI, S.Pd
206SEKAMPUNG UDIKEMI-MERASA EKONOMI NYA SUDAH MEMBAIKSUGIARTI
207WAWAY KARYASITI KHOTIJAHBerjualan warung kelonton dan petani sayuranIbu Siti Khotijah menjadi keluarga penerima manfaat PKH sejak 2014. ibu siti khotijah dan suami mendapatkan hibah dari orang tuanya berupa lahan pertanian sehingga di manfaatkan untuk usaha bertani menanam sayur dan palawija, selain bertani suami isteri mengaku bahwa sebagian bantuan PKH dimanfaatkan untuk menambah modal usaha buka warung di depan rumahnya,Bersama sang suami, memanfaatkan warung kecil di depan rumah untuk menjual sembako dan jajanan anak-anak. seiring berjalannya waktu usahanya pun membuahkan hasil sehingga turut meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Pada akhirnya, suami istri ini memutuskan untuk mandiri, melepas status sebagai penerima bantuan PKH secara sukarela pada Juli 2019.Andi Hermawan
208WAWAY KARYAASKANANBertani kebun karet & Tukang bangunanIbu Askanan merupakan salah satu penerima manfaat PKH sejak tahun 2018. Ibu Askanan bersama suami mengolah lahan perkebunan , di mulai tahun 2014 lahan yang di miliki di tanami karet, selain sebagai petani suami ibu Askanan sebagai tukang Bangunan  di kampungnya. dari hasil usaha bertani keluarga Ibu Askanan  diberikan kelapangan rezeki  berupa panen yang berlimpah. dari hasil bertani ibu Askanan merasa sudah mampu secara ekonomi memenuhi kebutuhan hidupnya, ibu Askanan memutuskan secara sukarela untuk melepas PKH pada Bulan Juni 2019.Andi Hermawan
209WAWAY KARYASAIKEMAPRILIA RIA YENI, S.Pd
210WAWAY KARYASATIRAHAPRILIA RIA YENI, S.Pd
211WAWAY KARYAWIRANTIPEDAGANG SAYURANsuksesBELLA OKTA YUNIATI
212WAWAY KARYASabihaIbu Sabiha merupakan salah satu penerima manfaat PKH sejak tahun 2014. Ia mengabdikan diri sebagai guru PAUD dan tenaga honorer di SMP swasta yang ada di Desa Karang Anom. Tak jauh beda dengan sang istri, Bapak Zulkifli pun merupakan seorang pendidik dengan status guru honorer di salah satu Madrasah Ibtidaiyah yang berada di Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di Desa Suka Maju Kecamatan Way Sulan yang berbatasan langsung dengan Desa Karang Anom. Selain menjadi guru, kedua suami istri ini juga mencoba peruntungan lain demi menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berbagai usaha pernah dicoba antara lain berternak bebek. Sebuah peribahasa menyebutkan bahwa untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Begitulah yang dialami keluarga ini, unggas yang mereka pelihara habis karena terserang virus flu burung. Berganti dari satu usaha ke usaha lainnya, mereka pun menggeluti bidang lain. Budidaya ikan menjadi pilihan. Meskipun kini keuntungannya belum tampak, Qadarullah ... keluarga Ibu Sabiha diberikan kelapangan rezeki yaitu sang suami mendapatkan sertifikasi. Namun demikian, hal ini tidak serta merta langsung membuat mereka mengambil keputusan untuk graduasi. Ada kebimbangan yang dialami dalam waktu yang tidak sebentar. Pendamping PKH pun tidak bisa memaksa, hanya bisa memberi saran dan dorongan untuk mandiri, tidak lagi "bergantung" pada bantuan dari pemerintah. Dengan beberapa pendekatan, akhirnya keluarga Ibu sabiha memutuskan secara sukarela untuk melepas PKH pada Bulan Juni 2019.Caturyanti Yuniarti
213WAWAY KARYATitin RumiyatiUsaha berjualan bahan-bahan kue dan usaha parut kelapa. Selain itu, ia juga menerima pesanan berbagai jenis kue dan bolu.Ibu Titin Rumiyati menjadi keluarga penerima manfaat PKH sejak 2018. Ibu rumah tangga yang mempunyai hobi membuat kue ini mengaku bahwa sebagian bantuan PKH dimanfaatkan untuk menambah modal usaha, selain mengajukan pinjaman di bank. Bersama sang suami, Bapak Ismail, memanfaatkan kios kecil di depan rumah untuk menjual bahan-bahan kue dan usaha parut kelapa. Selain itu, ia juga menerima pesanan berbagai jenis kue dan bolu. Memilih fokus di bidang yang digeluti sang istri, keluarga ini lebih memilih untuk menyewakan tanah ladang yang dimiliki pada orang lain. Berbekal kegemaran dan passion yang kuat, usahanya pun membuahkan hasil sehingga turut meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Pada akhirnya, suami istri ini memutuskan untuk mandiri, melepas status sebagai penerima bantuan PKH secara sukarela pada Juni 2019.Caturyanti Yuniarti
214WAWAY KARYAYuyumBroker SapiIbu Yuyum dan suaminya, Bapak Sodikin, memutuskan untuk graduasi mandiri pada Juli 2019. Ibu rumah tangga yang bersuamikan seorang broker sapi ini memang dikenal sebagai keluarga yang giat bekerja dan sederhana dalam kesehariannya, menurut cerita beberapa tetangga yang juga penerima manfaat PKH. Berkat keuletan dan kerja keras, pasangan suami istri ini berhasil memperbaiki perkonomian keluarga sehingga lebih sejahtera.Caturyanti Yuniarti
215WAWAY KARYAYatiPedagangIbu Yati merupakan penerima manfaat PKH sejak tahun 2018. Ibu rumah tangga ini mengawali usaha dengan membuka warung kecil-kecilan. Sedangkan suaminya, Bapak Tarko, fokus mengurus sawah dan kebun yang dimiliki. Memberanikan diri meminjam modal usaha, keluarga ini memperbesar warung dan memperbanyak jenis barang dagangan dengan harapan positif bahwa kiosnya akan semakin ramai. Seiring berjalannya waktu, usahanya berkembang dan perekonomian keluarga pun berubah lebih baik. Pada akhirnya, pasangan suami istri ini memutuskan untuk melepas bantuan PKH pada Juli 2019.Caturyanti Yuniarti
216WAWAY KARYANunungKeluarga Ibu Nunung dan Bapak Tasripin menjadi penerima manfaat PKH pada tahun 2018. Mereka dikenal sebagai keluarga yang giat bekerja oleh tetangga sekitar rumah. Berasal dari keluarga petani tidak menyurutkan semangat anak-anaknya untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Titin Fatimah, salah satunya, bercerita bahwa ia sedang mengumpulkan informasi tentang beasiswa dan sangat berharap bisa melanjutkan ke jenjang kuliah. Keluarga Ibu Nunung memang masih membutuhkan biaya yang cukup besar untuk pendidikan anak-anaknya. Namun demikian, ia memilih untuk graduasi mandiri pada Juli 2019 karena sudah merasa sejahtera dan demi melihat bahwa ada keluarga lain dengan ekonomi di bawahnya tetapi bukan penerima manfaat PKH.Caturyanti Yuniarti
217WAWAY KARYAKariyatiBerjualan BaksoIbu Kariyati dan Bapak Sukoyo sehari-hari bekerja sebagai petani dan pekebun. Mendapatkan bantuan PKH sejak 2018, lalu memutuskan untuk graduasi mandiri pada Juli 2019. Keluarga ini juga mempunyai usaha warung baso di Pasar Desa Karang Anom yang buka pada hari pasaran, dua kali dalam seminggu. Merasa sudah sejahtera dan cukup mandiri, bantuan sosial yang menjadi haknya dilepas dengan sukarela.Caturyanti Yuniarti
218WAWAY KARYAYuningsihUsaha Pasang PlafonIbu Yuningsih menjadi keluarga penerima manfaat PKH sejak 2014, sempat merantau ke Jakarta untuk membantu suami meningkatkan taraf ekonomi. Keluarga ini cukup cermat menabung sedikit demi sedikit sehingga kurang lebih satu tahun ini suaminya, Bapak Teguh, membuka usaha jasa pemasangan plafon dengan modal tabungan pribadi. Kini, usaha tersebut mulai berkembang dan sudah mempekerjakan dua orang untuk membantunya. Menyadari bahwa masih banyak tetangga dengan ekonomi di bawah mereka sehingga merasa tidak layak lagi mendapat bantuan PKH, maka pada Juli 2019 Ibu Yuningsih memutuskan untuk graduasi mandiri.Caturyanti Yuniarti
219WAWAY KARYAPartiIbu Parti adalah pengurus pengganti untuk bantuan PKH sejak 2018 atas nama anaknya, Ibu Linawati, karena yang bersangkutan pergi merantau. Menganggap cucu sebagai anak sendiri dan merasa bahwa perekonomian keluarga sudah cukup, maka pada Juli 2019 Ibu Parti memutuskan dengan sukarela untuk melepas bantuan PKH.Caturyanti Yuniarti
220WAWAY KARYARohayahBejualan keliling dan Barang pecah belahIbu Rohayah adalah seorang ibu rumah tangga yang dikaruniai dua orang anak. Suaminya, Bapak Ruswandi,  bekerja sebagai pedagang keliling di pasar-pasar Desa, karena pasar di desa tempat bapak Ruswandi tinggal hanya ada pasaran seminggu 2 kali sehingga berdagangnya berkeliling satu Desa ke Desa lainya supaya setiap hari bisa berjualan, sebagai Ibu rumah tangga, Ibu Rohayah membantu suami mencukupi perekonomian keluarga dengan ikut berdagang suami barang pecah belah peralatan dapur keliling di pasar Desa. Perjalanan usaha mereka tidak selalu mulus. Mengalami pasang surut pendapatan karena sepinya pembeli di pasar desa tidak sama, sehingga perputaran barang dagangan dengan operasional tidak mencukupi, Berkat kesabaran, keuletan dalam berdagang, pelanggan ibu Rohayah di pasar-pasar Desa bertambah banyak, sehingga usaha tersebut mengalami kemajuan, sehingga bisa menabung dan membeli mobil pik up untuk menunjang usaha dagang mereka tambah maju,Pada akhirnya, keluarga ini merasa mampu, secara sukarela menyatakan untuk melepas haknya di bulan juli 2019 sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan yang di terimanya sejak tahun 2016.Imam Badrudin Sultoni
221WAWAY KARYAMARKINAHBertani kebun karetIbu Markinah merupakan salah satu penerima manfaat PKH sejak tahun 2016. Ibu Markinah bersama suami mengolah lahan perkebunan dan persawahan, di mulai tahun 2014 lahan yang di miliki di tanami karet, selain sebagai petani suami ibu markinah sebagai tukang pijit panggilan di kampungnya. dari hasil usaha bertani keluarga Ibu markinah diberikan kelapangan rezeki  berupa panen yang berlimpah. dari hasil bertani ibu markinah bisa menabung dan bisa membeli mobil dan tahun 2020 bisa  berangkat haji bersama sekeluarga. merasa sudah mampu ibu markinah memutuskan secara sukarela untuk melepas PKH pada Bulan Juli 2019.Imam Badrudin Sultoni
222WAWAY KARYASITI JUMIATIKOMARUDIN
223WAWAY KARYAKAMBALIPetani Cabaibapak Kambali adalah seorang kepala rumah tangga yang kesehariannya yaitu bertani. Pak kambali di karuniai 3 orang anak, 2 di antara anak pak kambali merupakan sebagai komponen yang masuk dalam kepesertaan PKH, lailatul safitri yang masih duduk d bangku SMK dan dimas hafid gipari masih duduk di bangku sd. istri bpk kambali bernama ibu siti koriah yang berstatus sebagai ibu rumah tangga dan sekaligus membantu bertani bapak kambali. karena gigih dan uletnya pak kambali beserta istri dalam menekuni pekerjaan bertani nya tersebut, mereka berdua bertekat untuk membuka lahan untuk di tanami cabai. lambat laun berjalannya waktu kurang lebih 3-4 bulan alhasil bpk kambali memetik hasilnya yang sangat melimpah. sehingga perekonomian bpk kambali sangat baik dan meningkat, dari hasil panen tersebut bpk kambali dapat membeli lahan lahan kosong untuk di tanami cabai sehingga saat ini beliau mempunyai lahan yang d tanami cabai sangat luas. pada akhirnya juni 2019 bpk kambali beserta istri menyatakan dengan sukarela dan tanpa ada paksaan dari siapapun untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKHSIGIT CHANDRA WIJAYA
224WAWAY KARYAPARTINISIGIT CHANDRA WIJAYA
225WAWAY KARYAEKA SUSANTIPetani Cabaiibu eka susanti adalah kpm kohort 2014, beliau mempunyai anak 1 yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Berkat kerja kerasnya beliau dan suami bertekad menanam cabai d kebun miliknya. Alhamdulillah dengan hasil yang baik dari panen cabai nya tersebut, ekonomi ibu eka susanti membaik. tanpa ada paksaan dari siapapun beliau pun sukarela mundur dari kepesertaan PKH SIGIT CHANDRA WIJAYA
226WAWAY KARYASITI KHOLIFAHJual Pakan Burungibu siti kholifah adalah kpm kohort 2014, beliau mempunyai anak 1 yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Berkat kerja kerasnya beliau dan suami bertekad untuk memulai usaha menjual beli keroto atau pakan burung.  Alhamdulillah dengan hasil yang baik dari usahanya tersebut, ekonomi ibu siti kholifah membaik. tanpa ada paksaan dari siapapun beliau pun sukarela mundur dari kepesertaan PKH SIGIT CHANDRA WIJAYA
227WAWAY KARYARINA MARYANAToko Sembako & Pabrik Gilingan Padiibu rina maryana adalah kpm kohort 2018, beliau mempunyai anak 2, 1 masih duduk di bangku sekolah dasar dan 1 nya masih balita. Berkat kerja kerasnya beliau dan suami bertekad untuk memulai usaha buka toko sembako dan pabrik gilingan padi.  Alhamdulillah warung beliau tambah besar dan lancar serta gilingan padi juga ramai penggiing untuk menggiling padi. dengan hasil yang baik dari usahanya tersebut, ekonomi ibu rina maryana membaik, bisa membangun rumah serta membeli kendaraan roda 2 dan roda 6.tanpa ada paksaan dari siapapun beliau pun sukarela mundur dari kepesertaan PKH SIGIT CHANDRA WIJAYA
228WAWAY KARYASUYANTIWarung Sembako & Pemborong Bangunanibu suyanti adalah kpm kohort 2018, beliau mempunyai anak 1 yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Berkat kerja kerasnya beliau dan suami bertekad untuk memulai usaha warung sembako.  Alhamdulillah warung beliau tambah besar dan suami pun menjadi pemborong perumahan krena keahlianya . dengan hasil yang baik dari usahanya dan hasil dr suami yang sudah sangat besar,maka dari itu ekonomi ibu suyanti dan suaminya membaik,.tanpa ada paksaan dari siapapun beliau pun sukarela mundur dari kepesertaan PKH SIGIT CHANDRA WIJAYA
229WAWAY KARYASUYATMIWarung Sembako & Berdagang di pasaribu suyatmi adalah kpm kohort 2018, beliau mempunyai anak 1 yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas. Berkat kerja kerasnya beliau dan suami bertekad untuk memulai usaha warung sembako dan berdagang di pasar.  Alhamdulillah warung beliau tambah besar serta dagangan di pasarpun bertambah lancar . dengan hasil yang baik dari usahanya dan hasil dr berdagang di pasarr,maka dari itu ekonomi ibu suyatmi dan suaminya membaik,.tanpa ada paksaan dari siapapun beliau pun sukarela mundur dari kepesertaan PKH SIGIT CHANDRA WIJAYA
230WAWAY KARYAWARTATIKUsaha Kantin Sekolah & Guru Tetap di Sekolahan Swastaibu wartatiki adalah kpm kohort 2018, beliau mempunyai anak 2, 1 masih duduk di bangku sekolah dasar dan yang 1 nya sudah di bangku sekolah menengah pertama. Berkat kerja kerasnya beliau dan suami bertekad untuk memulai usaha kantin di sekolah yaitu di sekolah SMPN 2 waway karya.  Alhamdulillah kantin beliau banyak pengunjung dari siswa siswi sekolah tersebut serta suaminya pun sudah menjadi guru tetap di salah satu sekolahan swasta d lampungselatan yang tak jauh dari tempat tinggal beliau. dengan hasil yang baik dari usaha kantin dan hasil tetap setiap bulannya dari suaminya tersebut,maka dari itu ekonomi ibu wartatik dan suaminya membaik,.tanpa ada paksaan dari siapapun beliau pun sukarela mundur dari kepesertaan PKH SIGIT CHANDRA WIJAYA
231WAWAY KARYASAMINAHUsaha Warungibu Saminah merupakan salah satu penerima manfaat PKH sejak tahun 2018. ibu saminah dan suami  bekerja sebagai petani dan memiliki usaha warung  . alhamdulilah dari pertanian tersebut sekarang ibu saminah bisa  membeli mobil untuk disewakan menjadi travel. ibu saminah merasa cukup pendamping melakukan pendekatan dan pemahaman kepada ibu saminah  untuk mandiri, tidak lagi "bergantung" pada bantuan dari pemerintah. Dengan beberapa pendekatan, akhirnya keluarga Ibu satirah memutuskan  untuk mengundurkan diri dari PKH pada Bulan desember 2019.Aprilia Ria Yeni ms
232WAWAY KARYASULIMAHBertaniIbu sulimah menjadi keluarga penerima manfaat PKH sejak 2014. Ibu sulimahdan suami bekerja sebagai petani. alhamdulilah dari bekerja sebagai petani ibu sulimah sukses dan lahannya semakin bertambah  dari hasil pertanianya bisa membeli  bajak dan sekarang sudah memiliki 6 bajak dan bisa memelihara sapi dari usaha pertanian tersebut. bajak disewakan  ketika akan memulai tanam padi dan banyak masyarakat yang menggunakan jasa bajak ibu sulimah tersebut. walaupun kondisi rumah ibu sulimah masih biasa tetapi alhamdulillah dari pertanian tersebut ibu sulimah merasa cukup  . pendamping melakukan pendekatan dan pemahaman kepada ibu sulimah untuk mandiri, tidak lagi "bergantung" pada bantuan dari pemerintah. Pada akhirnya, ibu sulimah mengundurkan diri sebagai penerima bantuan PKH  pada desember 2019.Aprilia Ria Yeni ms
233WAWAY KARYASITI KARIMAHIbu siti karimah menjadi keluarga penerima manfaat PKH sejak 2018. suami Ibu siti karimah bekerja menjadi tenaga kerja lokal dan ibu siti karimah bekerja sebagai petani . alhamdulilah dari bekerja sebagai petani dan suami yang bekerja sebagai tenaga kerja lokal. ibu siti karimah merasa cukup  . pendamping melakukan pendekatan dan pemahaman kepada ibu siti karimah untuk mandiri, tidak lagi "bergantung" pada bantuan dari pemerintah. Pada akhirnya, ibu siti karimahmengundurkan diri sebagai penerima bantuan PKH  pada desember 2019.Aprilia Ria Yeni ms
234WAWAY KARYAWIJIANTOBertanibpk wijianto menjadi keluarga penerima manfaat PKH sejak 2018. bpk wijianto sebelumnya  bekerja menjadi tenaga kerja lokal dan istri juga sebagai pekerja tenaga lokal. jika sudah habis kontrak menjadi tenaga kerja lokal bpk wijianto pulang ke kampung setelah dirasa cukup sebagai tenaga kerja lokal bpk wiijianto memulai usaha pertanian dan bekerja menjadi petani. bpk wijianto merasa sudah cukup. pendamping melakukan pendekatan dan pemahaman kepada bpk wijianto untuk mandiri, tidak lagi "bergantung" pada bantuan dari pemerintah. Pada akhirnya, bpk wijianto mengundurkan diri sebagai penerima bantuan PKH  pada desember 2019.Aprilia Ria Yeni ms
235WAWAY KARYANURSIAHBertaniibu nursiah menjadi keluarga penerima manfaat PKH sejak 2014. ibu nursiah dan suami mempunyai usaha pertanian dan sudah memiliki lahan  dan bajak yang disewakan ketika musim tanam padi tiba. ibu nursiah  merasa sudah cukup. pendamping melakukan pendekatan dan pemahaman kepada ibu nursiah untuk mandiri, tidak lagi "bergantung" pada bantuan dari pemerintah. Pada akhirnya, ibu nursiah mengundurkan diri sebagai penerima bantuan PKH  pada desember 2019.Aprilia Ria Yeni ms
236WAWAY KARYAMINTENWarung Makan & TravelIbu minten menjadi keluarga penerima manfaat PKH sejak 2014. suami ibu minten bekerja sebagai supir travel dan alhamdulillah tahun 2019 ini suami ibu minten bisa membeli mobil yang diangsur setiap bulannya.  yang awalnya hanya menjadi supir lambat laun berpikiran untuk membeli mobil untuk usaha travel.ibu minten juga membuka warung makan  didepan rumahnya karena sudah  merasa  cukup. pendamping melakukan pendekatan dan pemahaman kepada ibu minten untuk mandiri, tidak lagi "bergantung" pada bantuan dari pemerintah. Pada akhirnya, ibu minten mengundurkan diri sebagai penerima bantuan PKH  pada desember 2019.Aprilia Ria Yeni ms
237WAY BUNGURMARYATUNDagang keliling jajanan basah, kebutuhan dapur, Petani sayuran dan berkebun kopiIbu Maryatun merupakan Peserta Keluarga Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kohort 2018. Beliau adalah ibu dari 3 (tiga) orang anak dan memiliki suami bernama Hilaludin. Sebelum beliau menjadi KPM PKH,  beliau pernah  memberanikan dirinya dengan mengadukan nasib sebagai pahlawan devisa negara yakni sebagai salah satu Tenaga Kerja Wanita (TKW) di     Arab Saudi selama 3 (tiga) tahun, demi memperbaiki kondisi ekonominya.  Sepulangnya di kampung halaman, dengan berbekal hasil pengorbanannya tersebut, beliau dan suami berkomitmen untuk memanfaatkan semua itu dengan sebaik-baiknya. Beliau manfaatkan sebagai modal dagang keliling jajanan basah dan aneka macam kebutuhan dapur. Sedangkan suami bercocok tanam aneka sayur mayur dan berkebun kopi. Selanjutnya dengan adanya bantuan PKH yang sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan ketiga anaknya sebagai anggota komponen pendidikan dapat menekan pengeluarannya. Seiring berjalannya waktu dan atas kerja keras keduanya,  keluarga tersebut merasa mampu mandiri dengan kondisi ekonominya yang telah membaik yakni kondisi rumah yang sudah bagus dan meningkatnya aset yang dimiliki. Beliau mempunyai angan-angan untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKH namun belum berani . Ketika Pendamping Sosial PKH mendengar kabar tersebut maka Pendamping melakukan pendekatan-pendekatan dan meyakinkan sehingga beliau memberanikan diri untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKH secara sadar dan dengan suka rela pada tanggal 11 Juli 2019.ALI MUSTHOFA
238WAY BUNGURMISKAMBerternak SapiBapak Miskam  merupakan peserta Keluarga Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kohort 2018.  Beliau merupakan sosok bapak pekerja keras membanting tulang siang malam untuk memenuhi kebutuhan anak dan istrinya. Berprofesi sebagai petani namun tidak segan untuk bekerja buruh tani. Selain itu juga , beliau  memiliki skil  memijat seseorang sehingga tidak jarang beliau mendapatkan panggilan untuk memijat dari rumah ke rumah. Dengan melakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut tentu beliau akan sangat merasa sulit  menabung untuk keperluan-keperluan yang membutuhkan dana yang besar. Maka dari itu, beliau juga beternak sapi. Berkat bantuan PKH beliau merasa terbantu karena bisa meringankan untuk memenuhi kebutuhan  anak yang menjadi anggota komponen. Setelah seiring berjalannya waktu karena asetnya bertambah dan kondisi rumahnya sudah bagus yang sebelum menjadi kepesertaan PKH adalah papan . Beliau merasakan bahwa beliau mampu mandiri tanpa bantuan PKH untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Sebagai wujud syukur atas rizki yang telah Allah berikan  tepatnya tertanggal 11 Juli 2019 beliau dengan sadar dan suka rela  untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKH.ALI MUSTHOFA
239WAY BUNGURJUKIYANPetani KopiBapak JUKIYAN adalah seorang kepala rumah tangga yang memiliki dua orang anak. istrinya bernama ibu SURAMI.  Bapak Jukiyan bekerja sebagai pekebun kopi. Awalnya bapak Jukiyan dan istri hanya sebagai buruh pemetik kopi. Seiring berjalannya waktu, mereka merasa harus bisa mandiri dan akhirnya mereka berusaha dari nol dengan cara menyewa lahan perkebunan kopi seluas 1 bidang ( kurang lebih 2 hektar). Perjalanan usaha mereka tidak selalu mulus kadang mengalami gagal panen atau hasil kopi tidak terlalu banyak kadang harga kopi yang kadang tidak menentu.Berkat kesabaran dan keuletan mereka selama bertahun tahun akhirnya mereka bisa membeli kebun kopi seluas 1 bidang ( kurang lebih 2 hektar ) dan memiliki beberapa aset tanah,karena kerja kerasnya dan keuletannya hasil panen selalu melimpah dan ditunjang harga kopi yang lumayan banyak sehingga membuat pak Jukiyan secara sukarela menyatakan untuk melepas haknya sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan pada tanggal 29 Juni 2019SEPTI WAHYUNINGSIH
240WAY BUNGURSubandiTRAVEL bapak Subandi merupakan salah satu penerima manfaat PKH sejak tahun 2014. Ia bekerja sebagai tukang bangunan . sedangkan sang istri bekerja merantau di daerah batam kepulauan riau , Selain menjadi tukang, pak subandi juga mencoba peruntungan lain demi menambah penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari yakni pembuat kripik melinjo , hari demi hari karena kesabaran pak subandi dan ketelatenannya membuat pak subandi banyak menerima pekerjaaan dalam pembuatan bangunan ditambah lagi dari hasil sang istri yang merantau dan pak subandi membeli sebuah mobil baru.. mereka pun mencoba usaha baru lagi yakni jasa travel.Namun demikian, hal ini tidak serta merta langsung membuat mereka mengambil keputusan untuk graduasi. Ada kebimbangan yang dialami dalam waktu yang tidak sebentar. Pendamping PKH pun tidak bisa memaksa, hanya bisa memberi saran dan dorongan untuk mandiri, tidak lagi "bergantung" pada bantuan dari pemerintah. Dengan beberapa pendekatan, akhirnya keluarga pak Subandi  memutuskan secara sukarela untuk melepas PKH pada tanggal 29 Juni 2019.SEPTI WAHYUNINGSIH
241WAY BUNGURKOTINATUNSEPTI WAHYUNINGSIH
 

Tidak ada komentar