Perbaikan Data Penerima PKH pada SIKS-Ng
![]() |
| SIKS-NG Aplikasi Pengelola data DTKS |
Pemerintah terus berupaya menekan angka kemiskinan dan juga memperbaiki gini ratio. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung setahun lebih, yang tak hanya mengakibatkan krisis kesehatan namun juga perekonomian.
Kepala Biro Humas Kementerian Sosial (Kemensos) Hasyim mengatakan, terkait perlindungan sosial, Kementerian Sosial memberikan bantuan sosial khususnya Bantuan Pangan Non tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Program tersebut sudah berjalan relatif cukup lama. Hasyim tak menampik cleansing data menjadi tantangan yang kini dihadapi dalam implementasinya. Perbaikan data ditujukan agar penyaluran program tersebut dapat lebih tepat sasaran efektif dan akuntabel.
"Karena sifatnya sangat dinamis maka verifikasi dan validasi datanya terus dilakukan setiap saat sembari senantiasa berupaya menyempurnakan sistem pengelolaannya," kata Hasyim.
Direktur Celios (Center of Economic and Law Studies) Bhima Yudhistira mengatakan, pemerintah untuk saat ini fokus pada efektivitas bantuan sosial tunai dengan pendataan yang lebih akurat serta mencegah tumpang tindih penerima bansos di lembaga lain.
![]() |
| Pendamping PKH sedang berkoordinasi dengan Operator SIKS NG Desa |
Seperti yang dilakukan salah satu Pendamping Sosial PKH Kecamatan Gunung Pelindung Bp Hero Tamo yang berkolaborasi dengan Operator SIKS-NG Desa Negeri Agung Kecamatan gunung Pelindung dalam upaya perbaikan data Bansos PKH.
Menurut Hero ada beberapa poin yang di bahas dengan Operator SIKS-Ng yaitu terkait perbaikan data Penerima Bansos existing melalui aplikasi SIKS-NG, usulan baru warga melalui aplikasi SIKS-Ng yang belum terdaftar dalam DTKS, serta mensosialisasikan tentang Graduasi Mandiri Penerima Bansos.
Bahwa perbaikan data ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri terlebih SDM PKH sangat terbatas akses dalam perbaikan data yang harus dilakukan dalam aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Next Generatiom) sehingga perlu berkolaborasi dengan petugas atau Operator SIKS ."tutup hero (2/7)
.









Post a Comment