Sosialisasi Program PENA Kemensos RI Dorong Kemandirian KPM PKH di Lampung Timur
Suasana saat kemensos mensosialisaikan PENA |
Program PENA merupakan inovasi Kemensos RI dalam mendukung kemandirian ekonomi keluarga miskin melalui modal usaha, pendampingan usaha, penguatan kapasitas, serta perluasan akses pemasaran. Melalui program ini, KPM didorong untuk mengembangkan usaha produktif sehingga dapat meningkatkan penghasilan keluarga dan secara bertahap mampu keluar dari status penerima bantuan sosial.
Dalam sosialisasi ini, peserta mendapatkan penjelasan menyeluruh mengenai mekanisme program, mulai dari proses pendaftaran, verifikasi, penyaluran modal usaha, pendampingan, hingga target keberhasilan usaha. Pendamping sosial PKH Kabupaten Lampung Timur juga turut memberikan pemahaman terkait kategori usaha yang dapat dikembangkan, seperti usaha kuliner, pertanian, peternakan, perdagangan kecil, hingga jasa.
Koordinator Kabupaten PKH Lampung Timur menyampaikan bahwa Program PENA menjadi peluang besar bagi KPM PKH untuk meningkatkan kesejahteraan melalui usaha mandiri. “Program ini bukan hanya memberikan modal, tetapi juga pendampingan intensif agar usaha yang dijalankan benar-benar berkembang dan berkelanjutan. Diharapkan semakin banyak KPM yang mampu naik kelas dan mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini disambut antusias oleh para peserta, terutama KPM PKH yang telah memiliki usaha rumahan namun terkendala permodalan. Pendamping sosial juga berkomitmen melakukan pemetaan dan pendampingan lebih lanjut kepada KPM yang potensial untuk diusulkan dalam Program PENA tahun berikutnya.
Melalui sosialisasi Program PENA, Kemensos RI berharap upaya pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif dengan memberdayakan masyarakat agar memiliki kemampuan usaha dan pendapatan berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi penguat intervensi sosial menuju kemandirian keluarga serta mengurangi ketergantungan terhadap bantuan.







Post a Comment