Header Ads

Dinsos Provinsi Lampung Monev PKH di Lampung Timur

Senin 22 April 2019, Dinas Sosial Provinsi Lampung selaku Pelaksana Program Keluarga Harapan Provinsi Lampung melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program keluarga harapan di Kabupaten Lampung Timur.

Monev dilaksanakan di salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Timur, dengan jumlah penerima manfaat PKH cukup banyak, guna melihat bagaimana pelaksanaan proses Bisnis PKH dengan jumlah penerima manfaat yang maksimal.

Kecamatan Sukadana dipilih sebagai tempat dan sampling untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program keluarga harapan di Kabupaten Lampung Timur, Sukadana merupakan kecamatan yang cukup banyak  penerima manfaat PKH yaitu sebanyak 5.313 Keluarga.

Tim monev disambut langsung oleh Camat Sukadana di kantor kecamatan dan kasi kesos.

Pelaksana Kegiatan monev tersebut adalah Sekretaris PKH Provinsi Lampung dan staff serta di dampingi oleh Koordinator Wilayah Lampung II dan Koordinator PKH Kabupaten Lampung Timur 1.

Dalam kesempatan tersebut Herbert GM Sirait selaku Sekretaris PPKH Provinsi Lampung menyampaikan kepada SDM PKH Kecamatan Sukadana untuk tetap melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan aturan yang ada.
Serta menyampaikan informasi bahwa akan ada penambahan penerima manfaat PKH secara nasional yang awalnya 10 juta penerima manfaat PKH berkembang menjadi 15 juta penerima, untuk itu daerah harus siap, terutama masalah data, jika kita siap dengan data itu, yang dijadiakan sebagai rujukan oleh Kementerian Sosial RI sebagai data calon penerima manfaat PKH, maka output nya nanti akan lebih tepat sasaran sehingga sedikit meminimalisir kegaduhan di tengah-tengah masyarakat luas, tutup Herbert.

Koordinator PKH Kabupaten Lampung Timur Asep Hermawan yang juga ikut mendampingi kegiatan monev tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan-kegiatan monev seperti ini bagus, kalau bisa dilaksanakan lebih rutin dan  intens, sehingga permasalahan-permasalahan yang terjadi di bawah bisa langsung terdeteksi dan segera bisa dicarikan solusinya, dan itu tentunya akan berdampak pada kualitas pelaksanaan program keluarga harapan di Kabupaten Lampung Timur.

Tidak ada komentar